bicara tentang poligami tentu sangat sensitif. karena untuk hal yang satu ini erat kaitannya dengan banyak ideologi. tetapi bendera opini harus tetap bicara.
jika harus jujur poligami memang bukanlah sesuatu salah. dari beberapa sisi poligami justru adalah suatu anjuran, jalan keluar atau bahkan solusi cantik. hanya saja penulis agak risih terhadap beberapa alasan untuk poligami yang menurut penulis adalah sesuatu yang gak masuk akal.bahkan terkesan dibuat-buat. berikut ini adalah beberapa alasan yang sering penulis temui
1. poligami adalah sunah.
risih aja denger alasan yang satu ini. keinginan poligami sering dikaitkan dengan sunah. padahal aplikasi sunah yang satu ini ternyata gak seperti statement yang beredar. poligami sebagai sunah ternyata memiliki syarat-syarat terntu. dan manakala syarat tersebut tak terpenuhi maka batal lah sunahnya. sunah yang satu ini ternyata juga hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu dengan tingkat religi yang sangat matang,tingkat ekonomi yang mapan dan fisik yang kuat pula tentunya. he he he
aneh rasanya jika seseorang yang ekonomi nya rendah, religinya jongkok dan fisiknya kerempeng justru sok mau poligami hanya dengan alasan sunah.
2. dari pada zina mendingan poligami
hal yang satu ini sangat tidak masuk logika.terlalu dibuat-buat oleh orang yang profesinya selingkuh.
3. poligami itu simbol kejayaan
beberapa orang menyatakan bahwa poligami itu simbol kejayaan. statement ini erat kaitannya dengan dunia mistic. orang dengan alasan ini menyatakan bahwa semakin banyak istri maka kekuasaan dan kejayaannya semakin besar.padahal justru sebaliknya. secara gitu........orang yang berpoligami justru mesti membagi kekuasaannya secara adil. mesti membagi waktu,nafkah,perhatian,kasih sayang,harta dan lainya dengan adil.
4. poligami itu kesenangan
huuuuuuuuuuuu. ini lebih gak masuk akal. sebagian besar orang yang poligami justru banyak mengeluh karena kesenangannya berkurang. lebih repot, rumit, bahkan mengundang banyak masalah.
5. poligami itu hak laki-laki
cuma untuk opini yang terakhir silahkan rekan-rekan yang beri opini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar